( September 28, 2026, 02:47 GMT | Official Statement) -- MLex Summary: Seven private electronic-system operators in Indonesia face possible access blocking if they fail to meet mandatory registration requirements by Oct. 1, the Ministry of Communication and Digital Affairs said in a statement on Sunday. The ministry has issued written warnings to the seven operators, including Sriwijaya Air, bus operators Rosalia Indah Transport and Haryanto Motor Indonesia, as well as Australia-based Secret Industries, which operates the FatSecret calorie-tracking service. The companies were among 25 operators previously notified of their registration obligations. Sixteen have since registered, while Pelita Air Service and Shopify have told the ministry they intend to comply. The ministry said it could take administrative enforcement action, including blocking access to noncompliant electronic systems, after the Oct. 1 deadline.Statement follows (in Indonesian).7 PSE BELUM PENUHI KEWAJIBAN PENDAFTARAN, KOMDIGI TERBITKAN PERINGATAN TERTULISSiaran Pers • 27 September 2026Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terbitkan surat peringatan kepatuhan kewajiban pendaftaran bagi 7 Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat yang hingga tanggal 22 September 2026 belum memenuhi kewajiban pendaftaran sesuai ketentuan yang berlaku.“Setiap PSE Lingkup Privat yang menyediakan layanan atau beroperasi di Indonesia wajib memenuhi ketentuan pendaftaran yang berlaku. Surat peringatan ini menjadi kesempatan bagi PSE untuk segera memenuhi kewajiban sebelum tindakan penegakan hukum diterapkan,” ujar Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar di Jakarta, Minggu (27/09/2026).Dari 25 PSE yang mendapat surat pemberitahuan kewajiban pendaftaran, 16 PSE Lingkup Privat telah memenuhi kewajiban, yaitu:NoNama Penyelenggara Sistem ElektronikNoNama Penyelenggara Sistem Elektronik1PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC)9PT Trans Berjaya Khatulistiwa2PT Lion Mentari Airlines10PT Jackal Holidays3PT Super Air Jet11PT Niaga Handal Cemerlang4PT ASI Pudjiastuti Aviation12PT Transportasi Jakarta5PT Dharma Lautan Utama13PT Doran Sukses Indonesia6PT Pelayaran Sakti Inti Makmur14PT Ray Propertindo7PT Express Transindo Utama Tbk15PT Surya Pertiwi Tbk8PT Trans Antar Nusabird (Cititrans)16PT Rajawali Bangun AngkasaSedangkan 2 PSE Lingkup Privat telah melakukan komunikasi untuk menyampaikan komitmen pendaftaran, yaitu:NoNama Penyelenggara Sistem ElektronikNama Sistem ElektronikRegional1PT Pelita Air ServiceWebsite pelita-air.com dan aplikasi Pelita AirDomestik2Shopify IncWebsite shopify.com dan aplikasi ShopifyAsingUntuk 7 PSE lainnya, surat peringatan disampaikan sebagai tindak lanjut pelaksanaan pembinaan sekaligus pengawasan kepatuhan.“Kami minta seluruh PSE lingkup privat dapat segera melakukan pendaftaran agar masyarakat memperoleh kepastian hukum atas penyelenggaraan layanan digital yang digunakan,” kata Dirjen Alexander.Adapun daftar 7 PSE Lingkup Privat yang telah menerima surat peringatan adalah sebagai berikut:NoNama Penyelenggara Sistem ElektronikSistem ElektronikRegional1PT Haryanto Motor IndonesiaAplikasi PO Haryanto OnlineDomestik2PT Indo Transport AbdimasAplikasi PO HandoyoDomestik3PT Rosalia Indah TransportWebsite rosalia-indah.co.id dan aplikasi Rosalia Indah TransportDomestik4PT Sebastian Citra IndonesiaWebsite rotio.idDomestik5PT Sriwijaya AirWebsite sriwijayaair.co.id dan aplikasi Sriwijaya Air MobileDomestik6PT Sudiro Tungga JayaAplikasi Sudiro Tungga JayaDomestik7Secret Industries Pty LtdWebsite fatsecret.co.id dan aplikasi Penghitung Kalori FatsecretAsingAlexander menegaskan apabila hingga tanggal 1 Oktober 2026, 7 PSE ini masih belum memenuhi kewajiban pendaftaran, Komdigi akan mengambil langkah penegakan hukum administratif sesuai ketentuan, termasuk pemutusan akses terhadap sistem elektronik.Komdigi, jelas Dirjen Sabar, tetap membuka ruang klarifikasi bagi PSE yang menghadapi kendala teknis atau hambatan lainnya dalam proses pendaftaran.“Seluruh PSE Lingkup Privat wajib mematuhi ketentuan yang berlaku demi terciptanya tata kelola sistem elektronik yang tertib dan bertanggung jawab di Indonesia,” tandasnya.Komdigi terus berkomitmen mewujudkan tata kelola ruang digital yang aman melalui pengawasan terhadap penyelenggaraan sistem elektronik serta penegakan ketentuan yang berlaku....
Prepare for tomorrow’s regulatory change, today
MLex identifies risk to business wherever it emerges, with specialist reporters across the globe providing exclusive news and deep-dive analysis on the proposals, probes, enforcement actions and rulings that matter to your organization and clients, now and in the longer term.
Know what others in the room don’t, with features including:
- Daily newsletters for Antitrust, M&A, Trade, Data Privacy & Security, Technology, AI and more
- Custom alerts on specific filters including geographies, industries, topics and companies to suit your practice needs
- Predictive analysis from expert journalists across North America, the UK and Europe, Latin America and Asia-Pacific
- Curated case files bringing together news, analysis and source documents in a single timeline
Experience MLex today with a 14-day free trial.